Nemo Wagging Tail Kisah Kusut Mahasiswa Acakadut: Cerita untuk si Bintang

Jumat, 29 Agustus 2014

Cerita untuk si Bintang


Bersamamu akankah seindah bintang malam....

Menatapmu dari kejauhan, entahlah aku sangat menyukai hal itu. Aku tak pernah bosan melakukannya, bahkan melihat dari balik punggungmu saja membuatku senang. Ya, seperti itulah kehidupan yang aku lakukan akhir-akhir ini. Aku tak pernah menginginkan kau sadar akan hadirku, aku tak pernah membayangkan kau akan berbalik badan lalu tersenyum padaku, aku juga tak mengharapkan kau tahu akan perasaan aneh yang kualami ini.

Aku, seorang gadis yang pernah ada dalam kisah hidupmu. Tapi aku tak memintamu mengakui hal itu, karena aku bukan hal yang mudah kau ingat, bukan? Cukup menjadi seseorang yang pernah mengisi harimu saja sudah membuatku senang. Mengetahui apa kebiasaanmu, makanan favoritmu, hal apa yang kau lakukan ketika bangun tidur, hingga suatu hal yang membuatmu takut. Aku senang mengetahui semua itu, walaupun itu tak bertahan lama dan berakhir seperti ini. Seperti dua orang asing yang tak saling mengenal dan berjalan sendiri-sendiri dalam medan yang berbeda. Saat kau memilih medanmu sendiri dan aku pun seperti itu.

Ya, semua itu membuatku memahami satu teori alam. Ketika kita berjalan di jalan yang berbeda, kemudian dipertemukan dalam suatu persimpangan jalan, kita berjalan bersama hingga pada akhirnya kita menemui suatu persimpangan jalan (lagi) dan memutuskan untuk memilih jalan yang berbeda. Jalanmu dan jalanku.

Tidak ada yang salah, kau dan semua kekuranganmu adalah kelebihan untukku. Dan itu berlaku sebaliknya. Aku sangat beruntung mengenalmu, sangat beruntung memiliki kesempatan mengetahui kehidupanmu dan masuk dalam duniamu. Dunia yang tak pernah kau bagi sebelumnya. Bersamamu aku menemukan banyak cerita dalam hidup. Bersamamu seperti bersama bintang. Bersamamu sangat indah seperti melihat bintang bersinar di malam hari. Tapi, satu hal yang perlu kau tahu. Untuk bersama bintang itu aku harus mengganti siang menjadi malam, dan itu gelap. Setidaknya itulah yang aku pelajari darinya, pelajaran dari dan untuk kehidupanku.
http://www.thecrowdvoice.com/post/arti-dari-kedipan-bintang-di-malam-hari-1327466.html
sumber gambar
Terima kasih, bintang malam. Kau ajari aku banyak pelajaran. Kau goreskan kisah yang mungkin tak kudapat dikehidupan lain. Tetaplah bersinar pada langit yang tinggi, yang tak mampu kuraih tapi tetap bisa kupandangi sosokmu.

Postingan ala kadarnya, sedang ingin bercerita. Terima kasih sudah membacaaaaaaa :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar