Nemo Wagging Tail Kisah Kusut Mahasiswa Acakadut: 7 Alasan Mahasiswa Rajin Ngampus

Jumat, 06 Februari 2015

7 Alasan Mahasiswa Rajin Ngampus


Asiiik...

Setelah sekian lama blog ini nganggur dengan cerita-cerita yang nggak berilmu, kali ini gue bakal bikin tulisan yang setidaknya bikin kalian manggut-manggut setuju. Walaupun bukan berisi tentang pengetahuan, setidaknya ini bakalan bikin kalian sadar tentang hal sepele.

Kali ini gue bakalan bahas tentang Tujuh Alasan Mahasiswa Rajin Mampus Ngampus. Buat kalian yang saat ini membaca tulisan ini dan kalian seorang mahasiswa, pasti kalian pernah merasakan suatu fase yang bahasa gaulnya aras-arasen alias males alias malas. Itu fase paling mainstream yang dialami oleh mahasiswa.

Nah, untuk mengurangi rasa males itu, kalian pasti pernah melakukan hal-hal dibawah ini. Alasan-alasan mengapa mahasiswa rajin pergi ke kampus. Check this out!

1.   Ketemu gebetan

Ini adalah alasan paling umum dikalangan mahasiswa. Khususunya mahasiswa tingkat akhir yang udah megap-megap karena racun paling mematikan selama dunia perkuliahan, skripsi. Buat kalian yang nggak tau apa itu skripsi, biar gue jelasin dulu. Disini, skripsi bisa diartikan sejenis camilan rendah lemak, bebas kolesterol dan tinggi protein. Dimana setiap orang yang sudah terkena sindrom camilan ini bakalan nggak doyan makan, sehingga badan mereka terlihat ceking dan kurang gizi. Ini sangat dianjurkan buat kalian yang lagi usaha menurunkan berat badan. Oke, kenapa jadi bahas skripsi, sih? Biarkanlah ini menjadi camilan para mahasiswa tingkat akhir yang lagi galau dan sedang showeran di pojokan kamar mandi.

Balik lagi ke topik awal, ketemu gebetan. Dikalangan cowok, targetnya biasanya para MaBa a.k.a Mahasiswa Baru. Sementara di dunia cewek, incarannya juga MaBa a.k.a Mahasiswa bau tanah (alias yang udah tua dan gak lulus-lulus *mampus lo senior*) eits, sorry sorry keceplosan, maafkan jari ini yang mengetik dengan sembarangan, saya datang kesini dengan damai :v

Entah ini kutukan atau apa, setiap tahun selalu seperti itu.

So, buat kalian yang merasa ke kampus nggak ada gunanya, coba deh trik ini. Carilah gebetan! Dengan begitu, berangkat ke kampus serasa berangkat ke universitas.
 
sumber
2.   Dosennya cakep

Wajah  cakep, pakaian rapi, wangi, otak brilian, dan mapan. Inilah gambaran para dosen-dosen muda yang seringkali jadi incaran mahasiswanya. Secara, mahasiswa itu bisa diartikan kebebasan, tahap dewasa, dan pintar cari pasangan. Empat kriteria tersebut sangat menakjubkan di mata para mahasiswa. Cewek dan cowok semua sama saja. Jika ada salah satu dari dosen mereka yang muda, terlihat single, menarik, dan suka ngasih nilai A, pastilah ini adalah alasan paling mainstream yang dilakukan mahasiswa untuk datang ke kampus.
 
sumber
3.   Tanda tangan daftar hadir

Berbanding 180 derajat dengan deskripsi di nomer 2, pastilah kalian pernah menemukan dosen yang tua, bau tanah, cerewet dan kampret. Dosen yang kayak gitu biasanya mendetailkan segala hal. Rajin tanda tangan kehadiran, mengerjakan tugas tepat waktu, mengisi soal ujian dengan jawaban segunung (dengan teori yang abstrak sesuai jalan pikiran yang ngaco), dan ujung-ujungnya nilai masih mentok dapat B. Apa mereka tak berpikir, tangan ini diciptakan Tuhan nggak hanya buat ngetik dan nulis jawaban seabrek itu. Ya gak? Kadangkala tangan ini juga haus untuk nulis tulisan ngaco kayak begini. Haha

Nah, dari contoh anak yang rajin aja masih dapat nilai B. Apalagi buat kalian yang jarang masuk, nggak ngerjain tugas, dan menolak cinta sang dosen. Pastilah, betah-betahin aja dikampus.

So, tanda tangan daftar hadir juga termasuk alasan paling logis buat ke kampus.

Ngaku nggak? ;)

4.   Biar bisa ngadem

Mahasiswa, identik dengan anak kos, pemakan setia mie instan, dan jomblo. Kehidupan yang sangat mengenaskan demi mengejar selembar kertas yang disebut ijazah. Mahasiswa itu (khususnya anak kos) haus akan kasih sayang dan nikmatnya hidup. Kamar sempit, panas, dan kipas angin mini adalah teman setia. Katanya, mereka harus hemat agar punya uang buat jajanin pacar, cuih!

Oleh sebabnyalah kekampus adalah surga bagi mereka. Ruangan ber-AC, wifi gratis, dan tempat colokan adalah hal wajib kenapa mahasiswa rajin ngampus.

5.   Bisa ngutang makanan di kantin

Mpok-mpok kantin adalah makhluk paling perhatian kedua setelah ibu. Mereka seakan tahu bahwa mahasiswa adalah makhluk dengan uang pas-pasan yang rejekinya datang sebulan sekali. So, ngutang adalah salah satu cara bertahan hidup. Makan setiap hari, bayarnya sebulan sekali. Mana boleh makan seperti itu kecuali di kantin kampus, apalagi mahasiswa abadi. Mpok-mpok kantin pasti sudah hafal banget ciri-ciri yang satu ini.

Jadi, selain sebagai alasan untuk datang ke kampus, ngutang makanan dikantin juga termasuk alasan untuk bertahan hidup.
 
sumber
6.   Kumpul sama temen-temen

Ini alasan yang paling nggak mungkin dielakkan bagi SEMUA mahasiswa, baik di Indonesia maupun di planet lain. Kebutuhan akan sosialisasi, sekaligus gosipin berita hot masa kini, semua itu akan menjadi topik pas untuk sekedar bercanda atau tertawa. Dan ini adalah alasan paling marak yang dilakukan hampir semua mahasiswa untuk datang ke kampus.
Walaupun bolos, asalkan ngumpul di rumah temen kos.
 
sumber
7.   Mem-bully teman satu perkumpulan

Berlanjut dari tragedi nomor enam, saat berkumpul dengan teman-teman pasti ada saja makhluk yang dijadikan korban. Sama seperti, pasti ada satu handphone yang diperas untuk hotspot bersama-sama. Jujur saja.... :D

Korban bully juga berlaku disini, tapi tingkatnya lebih santai dan sekedar bercanda aja. Toh nyatanya si korban nggak juga kapok setelah di bully sampai jungkir balik. Setelah diselidiki, justru perbincangan tentang bully-membuly itu yang menguatkan ikatan mental dengan sesama. Mankanya, kalau lo sering di bully karena jomblo, lo nggak usah khawatir soalnya itu bakalan bikin lo dan orang yang ngata-ngatain lo mempunyai ikatan emosional yang semakin dekat. Cie.. *mampus lo jomblo kenak lagi* haha.
 
sumber
Okeee... Daaaaan... itulah 7 alasan mahasiswa rajin ngampus versi gue. Kalau kalian punya alasan lain datang ke kampus selain yang disebutkan diatas, boleh kok share di comment box di bawah ini.

Sekian yang bisa gue share kali ini. Mohon dimaafkan jika ada kesalahan, tapi gue rasa alasan-alasan diatas bener juga dan nggak ada yang salah. Haha, kalian sependapat sama gue?

Anyway, thanks yang udah mau mampir baca.... kalian keren (y)

3 komentar:

  1. yang paling gue rasain,, rajin ngampus karena dosennya killer dan ya tentu saja wifinya hehe maklum mahaciwa pas-pasan cuma ngandelin wifi pas donlot-donlotan

    BalasHapus